TOTAL FUNDS 2025 - 2027

$500,000

Re-Granting - General Support

TOTAL FUNDS AUGUST 2023 - JULY 2024

$250,000

Institutional Support

TOTAL FUNDS OCTOBER 2024 - SEPTEMBER 2029

$5,000,000

General Support

TOTAL FUNDING SUPPORT $800,000

August 2023 - September 2024 ($300,000)
February 2025 - July 2026 ( $500,000 )

Direct Funding ( Re-Granting )

TOTAL FUNDING SUPPORT 2023 - 2027

$1,050,000

Re-Granting - General Support

TOTAL FUNDS 2024 - 2026

$2,500,000

Re-Granting - Endowment
IMG-20241219-WA0004
Sumber Foto : Komunitas PRO-POSOKU Tamanjeka

PRO-POSOKU Tamanjeka Community

Program

Livelihood strengthening through TRIGONA honey lebak cultivation efforts by the PRO-POSOKU Tamanjeka community in Ratalemba Hamlet, Masani Village, Poso Pesisir District, Poso Regency

Responsible Organization
WALHI
Venues
Central Sulawesi
Direct Funding
IDR 50,000,000
Period
Start
10/12/2024
End
10/03/2025
Target
4. A model of production, distribution, and consumption that is equitable and sustainable in accordance with the principles of Indigenous Peoples, Farmers, Fishermen, Women, and the Young Generation
Status
Done

Share to :

Facebook
WhatsApp
X

Penguatan Usaha Budidaya Lebah Madu TRIGONA Komunitas Pro-Posoku Tamanjeka di Desa Masani Poso

 

Komunitas Pro-Posoku berada di Dusun Ratalemba, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir. Di wilayah Tamanjeka ini penghidupan warga sangat bergantung pada berkebun seperti kopi, durian, cengkeh, vanili, kakao, kelapa, jahe, dan tanaman pangan lainnya. Namun dalam kurun waktu 2012-2017, Tamanjeka sempat terdampak situasi keamanan  Poso. Kondisi ini membuat warga merasa tidak aman untuk pergi ke kebun menurun. Situasi tersebut cukup memukul ekonomi keluarga, karena hampir seluruh kebutuhan hidup warga bergantung pada hasil kebun.

 

Setelah kondisi kembali normal sejak 2018, warga mulai beraktivitas lagi, meski begitu, berkebun masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari kondisi inilah, beberapa warga bersama LPMS dan Komunitas Pro-Posoku mulai mencoba usaha budidaya lebah madu trigona sebagai tambahan penghidupan keluarga.

 

Budidaya madu trigona dianggap cocok karena lingkungan Tamanjeka mendukung, dengan banyaknya tanaman kebun dan tumbuhan liar yang menjadi pakan lebah. Usaha ini sudah berjalan, namun hasilnya masih terbatas karena kurangnya peralatan, sarana pendukung, serta kemasan dan izin produk. Hal ini berdampak pada kualitas produksi dan pemasaran madu.

 

Melalui program penguatan Livelihood Budidaya Lebah Madu Trigona, Komunitas Pro-Posoku yang secara keseluruhan adalah perempuan ingin memperkuat usaha yang sudah dirintis warga. Dukungan pelatihan, peralatan, dan pemasaran, juga ijin usaha NIB dan label halal dapat membantu warga meningkatkan penghidupan keluarga, membuka peluang usaha baru, serta mendorong ekonomi komunitas Tamanjeka agar tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan. Mereka telah berhasil memanen 2 kilogram dari percontohan budidaya madu trigona dan melakukan perluasan koloni untuk peningkatan produksi madu trigona, dengan permintaan madu meningkat seiring adanya NIB dan label halal dalam kemasan Madu trigona. Masyarakat di Poso berhasil mendapatkan peluang akses madu asli dari budidaya madu trigona untuk sumber pangan sehat, juga peluang pendapatan baru dari hasil penjualan madu asli berkualitas untuk peningkatan ekonomi kolektif keluarga di Dusun Ratu Lemba Poso.

Scroll to Top